Dunia fasyen internasional pada akhir tahun 1980-an mengenal Hoyt Richards sebagai salah satu model pria paling sukses di dunia. Wajahnya kerap menghiasi lini busana mewah dan bersanding dengan supermodel legendaris seperti Cindy Crawford dan Naomi Campbell. Namun, di balik kegemerlapan panggung peraga dan kehidupan jetset tersebut, tidak ada yang mengetahui bahwa Hoyt Richards menjalani kehidupan ganda yang kelam sebagai pengikut setia sebuah kultus sesat di Manhattan.
Berdasarkan dokumenter terbaru HBO berjudul Bring Me the Beauties karya sutradara Chris Smith, Hoyt Richards ternyata dikendalikan penuh oleh seorang pemimpin kultus bernama Frederick Von Mierers. Pria yang memiliki nama asli Frederick Myers tersebut merupakan anak seorang tukang cuci pakaian di Brooklyn yang berhasil memalsukan identitasnya menjadi kelas atas Manhattan. Kepada para pengikutnya yang mayoritas bermata pencaharian sebagai model, ia mengaku sebagai kesadaran alien dari bintang Arcturus yang masuk ke tubuh manusia untuk menyelamatkan elite spiritual dari hari kiamat.
Menurut pemaparan dalam dokumenter tersebut, Frederick Von Mierers memanfaatkan ketampanan dan karismanya untuk menyasar anak-anak muda yang kesepian di New York. Ia mendirikan kelompok bernama Eternal Values dan menanamkan doktrin pelepasan keduniawian, meski di sisi lain ia meraup keuntungan hampir 2 juta dollar AS dengan menjual batu permata palsu kepada pengikutnya. Pengamatan tim redaksi menunjukkan bahwa eksploitasi ini terus berjalan bahkan hingga menjelang kematian Frederick Von Mierers akibat komplikasi AIDS pada Maret 1990.
Meskipun sang pemimpin telah tiada, kelompok Eternal Values tetap bertahan dan bermutasi menjadi lebih paranoid di bawah kepemimpinan baru di North Carolina. Hoyt Richards yang penghasilannya habis digunakan untuk membiayai pembangunan rumah mewah kelompok tersebut, mulai menyadari kejanggalan ketika prediksi kiamat pada tahun 1999 tidak terbukti. Dari pantauan redaksi, keputusannya untuk mempertanyakan doktrin kelompok justru berujung pada intimidasi psikologis berat yang hampir membuatnya bunuh diri.
Hoyt Richards akhirnya berhasil meloloskan diri dari jerat kultus tersebut pada Juli 1999 berkat bantuan dari sesama rekan model, Fabio, yang menyediakan tiket pesawat dan tempat tinggal aman di Los Angeles. Pelarian tersebut menjadi titik balik baginya untuk membangun kembali hubungan emosional yang sehat tanpa manipulasi. Saat ini, pria yang pernah menjadi wajah fasyen global itu mendedikasikan hidupnya bekerja sebagai konselor pemulihan korban kultus untuk membantu keluarga menyelamatkan orang-orang terkasih dari pengaruh kelompok manipulatif.